Vendor automation sering datang dengan demo canggih. Tanpa daftar pekerjaan manual yang terukur, RFP jadi bandingkan harga apple-to-orange. Saya bantu tim menemukan kandidat dari lapangan, bukan dari slide.
Tiga sumber data
Wawancara 30 menit dengan operator proses, log ticket/email 2–4 minggu, dan observasi langkah-langkah yang selalu sama (copy-paste, export-import, cek silang).
Skor prioritas
Frekuensi × waktu × risiko error. Proses frekuen tapi low-risk cocok untuk quick win; proses jarang tapi high-impact bisa jadi fase dua.
Output yang saya serahkan
Backlog terprioritas, definisi data sensitif, dan rekomendasi pilot — bukan daftar 20 tools. Dari situ roadmap automation perusahaan Anda jadi lebih realistis.
